Powered By Blogger

Monday, September 25, 2017

Syarat Mendapatkan Obat Kemoterapi

Syarat Pengambilan Obat Kemoterapi



pasien dengan diagnosa kanker yang menggunakan bpjs dan harus rutin menjalani pengobatan kemoterapi rawat jalan tentunya menginginkan pelayanan yang cepat sewaktu pengambilan obat di apotek, namun terkadang pelayanan tidak bisa berjalan dengan lancar karena terkait persyaratan yang belum lengkap sehingga memaksa pasien harus bolak balik dipanggil petugas apotek untuk fotocopi berbagai syarat demi bisa mendapatkan obat kemoterapi. Alhasil pelayanan yang harusnya cepat jadi molor lebih lama padahal jika saja pasien tahu mengenai syarat yang harus dilampirkan dalam resep maka resep pasien akan dapat segera dilayani. penting diketahui bahwa bpjs hanya dapat mengklaimkan resepasien kemo apabila syarat tersebut sudah lengkap, itulah mengapa tanpa syarat yang lengkap resep tidak mungkin dilayani. Obat kemo adalah obat dengan diagnosa khusus dan sangat perlu penanganan khusus mulai dari riset, produksi hingga pelayanan sehingga bpjs tidak sembarangan dalam melayani klaim obat kemo. Berikut mimin paparkan syarat apa saja yang harus dilampirkan pasien apabila mendapat obat kemoterapi berikut :

1 Bracer/Anastrozol/Arimidex :
-          Fotocopi protokol Arsiran
-          Fotocopi Hasil pemeriksaan patologi anatomi Ca Mammae post menopouse
-          Fotocopi Hasil pemeriksaan yang menunjukkan ER/PR salah satu positif
-          Obat diambil 1 bulan sekali (maksimal 30 tab/bulan)

2 Letrosol/Lebres/Letraz
-          Fotocopi Protocol arsiran
-          Fotocopi Hasil pemeriksaan patologi anatomi Ca Mammae post menopause
-          Fotocopi Hasil pemeriksaan yang menunjukkan ER/PR salah satu positif
-          Obat diambil 1 bulan sekali (maksimal 30 tab/bulan)

3. Eksemestane/Aromasin 25 mg
                        - Fotocopi protocol arsiran
                        - Fotocopi Hasil pemeriksaan patologi anatomi Ca Mammae post menopause
                        - Fotocopi Hasil pemeriksaan yang menunjukkan ER dan/atau PR positif
                        - Obat diambil 1 bulan sekali (maksimal 30 tab/bulan)

4. Tamoxifen 10mg/Tamofen 10mg
  • Fotocopi protocol arsiran
  • Fotocopi Hasil pemeriksaan patologi anatomi Ca Mammae pre dan post menopause
  • Fotocopi Hasil pemeriksaan yang menunjukkan ER/PR salah satu positif
  • Obat diambil 1 bulan sekali (maksimal 60 tab/bulan)
  • Jika ER dan PR hasilnya negatif pake protocol non fornas (biasanya untuk rs negeri kalau rs swasta admin kurang tahu menggunakan ini atau tidak)

5. Kapesitabin/Xeloda
                        - Fotocopi protocol arsiran
                    - Fotocopi Hasil pemeriksaan patologi anatomi Ca Colon/Ca Recti/ Ca Mammae Metastase. Untuk Ca Mammae harus metastase
                        - 3 minggu sekali (2 minggu minum, 1 minggu off)

6 Lapatinib/Tykerb
-        Fotocopi Protocol arsiran
-        Fotocopi Hasil pemeriksaan patologi anatomi Ca Mammae metastase
-      Fotocopi Hasil pemeriksaan yang menunjukkan HER2 (Cerb2) positif 3 atau ISH positif
-        Biasanya kombinasi dengan Xeloda atau Lebres
-        5 tab/ hari untuk kombinasi dengan Xeloda dan 5-6 tab/hari untuk kombinasi dengan Lebres

7. Bikalutamid/Casodex 50 mg/Casodex 150 mg
                        - Fotocopi protocol arsiran
                        - Fotocopi Hasil pemeriksaan patologi anatomi Ca prostat
                        - Kombinasi dengan Zoladex atau Tapros
                        - Terapi bulan ke-10 sampai ke-12 harus melampirkan Fotocopi hasil psa terbaru
                        - pemberian maksimal 12x setahun jika lebih dari 12 x dengan hasil psa membaik harus dengan protocol non fornas > masuk pft
                        - Jika hasil psa belum baik bisa dilanjutkan tanpa protocol non fornas
                     - Obat diambil 1 bulan sekali (maksimal 30 tab/bulan) maksimal 12x dalam setahun

8. Tarceva 100mg dan Tarceva 150 mg
                        - Fotocopi protocol arsiran
                        - Fotocopi Hasil pemeriksaan patologi anatomi Adenocarcinoma paru
                        - Fotocopi Hasil pemeriksaan yang menunjukkan EGFR mutasi positif
                        - Obat diambil 1 bulan sekali (maksimal 30 tab/bulan)

9. Gefitinib/Iressa
                        - Fotocopi protocol arsiran
                        - Fotocopi Hasil pemeriksaan patologi anatomi Adenocarcinoma paru
                        - Fotocopi Hasil pemeriksaan yang menunjukkan EGFR mutasi positif
                        - Obat diambil 1 bulan sekali (maksimal 30 tab/bulan)

10 Termozolamid/Temodal 20mg/Temodal 10mg
-         Fotocopi Protocol arsiran
-    Fotocopi hasil yang menunjukkan Glioblastoma atau Astracytoma dengan grade III atau IV
-        150 mg-200 mg/m2/hari selama 5 hari berturut-turut diulang setiap 4 minggu atau 75 mg/m2/hari selama 42 hari bersamaan dengan radioterapi

11 Nilotinib 150mg dan 200 mg/ Tasigna 150mg dan 200 mg
-     Fotocopi Protocol arsiran
-   Fotocopi Hasil pemeriksaan patologi anatomi menunjukkan LGK/ Leukemia Granulostik kronik/CML
-  Fotocopi Hasil pemeriksaan Philadelphia chromosom positif/BCR-abl positif yang resisten terhadap Glivec
-     Hanya diresepkan oleh konsultan hematologi atau onkologi medik (KHOM)
-  Untuk pasien yang belum dapat Glivec, jika riwyat sebelumnya mendapat Hidroxyurea maka pemberian dengan Tasigna 150mg (dosis disesuaikan)
-      Maksimal 120 tab/bulan/kasus

12. Glivec/Imatinib
                     -  Fotocopi protocol arsiran
                 -  Fotocopi Hasil pemeriksaan patologi anatomi LGK/CML dan LLA/ALL dengan pemeriksaan philaldephia chromosom positif atau BCR-ABL positif atau GIST dengan pemeriksaan CD117 positif
                      - Obat diambil 1 bulan sekali (maksimal 120 tab/bulan)

13 Zometa/Bondronat/Bonefos
-         Fotocopi Protocol arsiran
-         Fotocopi Hasil pemeriksaan Ca apapun bisa asal ada Bone Metastase
-     Bila diagnose MM (multiple myeloma) tapi hasil bmp menerangkan MGUS harus dengan protocol non fornas dan entry paket atau diberi keterangan bila MGUS sudah berubah menjadi MM disertai dengan alasan di pa/bmp nya
-    Obat diambil 1 bulan sekali


14. Zoladex 3,6 atau 10,8 mg
                 - Fotocopi protocol arsiran
                 - Bila dikombinasi dengan Bracer/Lebres diberi protocol non fornas > pft (bila pasien lama bisa langsung diberi bila pasien baru harus acc dulu)
        - Diberi keterangan post menopause atau pre karena Zoladex untuk pre dan Bracer/Lebres untuk post
             - Bila kombinasi dengan Tamofen tidak perlu dengan protocol non fornas hanya diberi keterangan pre/post menopause
              - Obat diambil 1 bulan sekali

15. Curacil dan Leucovorin
                        - Fotocopi protocol non fornas
                        - Obat diberikan 2 minggu sekali
                        - Fotocopi Hasil pemeriksaan patologi anatomi Ca pencernaan atau Ca recti
                        - Harus menuliskan tinggi badan dan BB

                     - perhitungan dosis maksimal leucovorin untuk sekali pemberian akartinggi badan x bb dibagi 3600 hasilnya x 400 = Hasil yang didapat menjadi jumlah mg maksimal Leucovorin yang dapat diberi (potensi Leucovorin 50 mg/vial) 


Semoga ini bisa membantu pasien untuk mendapatkan obat lebih cepat dan juga bisa membantu pegawai apotek untuk lebih mudah melayani obat kemoterapi.

Thursday, September 7, 2017

Kiat Menjadi Supervisor/Leader di Unit produksi bagi Fresh Graduate


Setelah sebelumnya admin membahas kiat untuk menghadapi tes interview di perusahaan farmasi, kini admin akan membahas mengenai kiat bekerja sebagai supervisor atau leader di unit produksi. Sebagai lulusan baru atau fresh graduate tentunya teman-teman akan mengalami kendala di awal memasuki dunia kerja khususnya apabila ditempatkan sebagai leader atau supervisor karena posisi leader menuntut tanggung jawab lebih dan pemikiran yang lebih dewasa menghadapi persoalan baik teknis atau non teknis. Berikut admin akan paparkan kiat bagi teman - teman yang baru pertama masuk ke dunia kerja :
1. Senyum dan sapalah siapa pun di tempat anda bekerja
Ini simple tapi seringkali dilupakan, pegawai yang masuk dengan langsung menduduki posisi tinggi terkadang susah untuk akrab dengan orang yang secara posisi berada di bawahnya. Sapalah semua orang yang anda temui serta selalu senyum lah untuk memberi kesan baik karena kesan pertama yang baik akan memudahkan anda dalam bekerja.
2. pelajari ik dan cpob
Setiap perusahaan pasti mempunyai intruksi kerja atau standar operasional. pastikan anda mempelajari semua hal itu dengan baik terutama dasar-dasar pekerjaan d unit produksi seperti aturan memasuki area produksi, aturan dalam proses control selama produksi maupun penanganan terhadap masalah yang terjadi. Ada baiknya anda juga merefresh pengetahuan tentang cpob terutama dalam penerapan di tempat kerja anda. Seringkali "bawahan: anda akan menanyakan hal-hal tersebut untuk menguji anda jika anda gagal menjawab dengan benar atau tidak memberikan alasan yang logis maka kapabilitas anda sebagai leader akan dipertanyakan.
3. Gunakan bahasa yang baik dan sopan

penggunaan tata bahasa yang sopan akan membuat orang respek terhadap anda. Satu hal yang harus anda ingat jangan langsung memberi perintah kepada bawahan anda ketika anda mulai bekerja di perusahaan. Biasakan lah menggunakan kata tolong ketika meminta seseorang bekerja untuk anda. Anda mungkin adalah atasan tapi bawahan anda telah bekerja lebih lama dari anda sehingga secara pengalaman mereka berada jauh di atas anda.
4. Jangan sungkan bertanya, pelajari apa yang anda lihat
Jangan pernah sungkan bertanya terhadap bawahan anda karena meskipun mereka tidak memiliki ilmu yang tinggi tapi pengalaman mengajarkan mereka untuk bekerja lebih efektif dan efisien. pelajari lah mesin dan sistem di tempat anda bekerja, dan jika ada yang kurang langsung adakan perbaikan dengan terlebih dahulu berkonsultasi dengan atasan dan diskusi dengan bawahan anda. Jangan ikuti sistem tapi perbaikilah sistem, anda akan mendapat respek jika bisa memperbaiki sistem yang ada.
5. Jangan kaku
Dunia kerja tidak lah seperti kuliah di mana 1+1 = 2, dunia kerja adalah dunia yang fleksible. pastikan anda berpikiran terbuka dan selalu siap terhadap perubahan karena perubahan adalah nafas dari produksi sendiri. Sekali lagi pelajari dengan seksama tempat anda bekerja, karena terkadang apa yang anda pelajari tidak sepenuhnya diterapkan dalam pekerjaan anda. Dalam produksi mencapai target secara kualitas dan kuantitas adalah keharusan.
6. Ambil keputusan dengan bijak
Sebagai leader anda mungkin akan menghadapi banyak sekali masalah non teknis, ada mungkin di antara bawahan anda tidak puas dengan keputusan anda atau mungkin bisa ada konflik di antara operator anda. prinsip yang harus dijaga adalah tidak boleh memihak dan jangan mengambil kesimpulan dan keputusan saat anda baru mendengarkan pendapat dari satu sisi saja, pastikan anda mendengar  pendapat dari kedua belah pihak dan kroscek dengan rekan sejawat bawahan anda atau dari catatan kerja mereka bisa dari log book atau jam kerja mesin. Keberpihakan hanya akan melemahkan anda dan sikap tegas akan menguatkan diri anda, tapi saat memberi teguran jangan permalukan mereka. Akan lebih baik jika anda memberi teguran di ruang pribadi seperti mengajak mereka ngobrol berdua atau diskusi dengan pihak yang bertikai saja, jangan sampai memberi teguran di forum umum karena bagaimana pun mereka lebih tua dari anda, dan anda wajib menghormatinya.
7. Jaga Sikap
Sebagai leader anda dituntut bersikap dengan baik, tapi jangan terlalu sering bercanda dan bersenda gurau. Anda harus ingat dengan pekerjaan dan jangan terlalu sering ngobrol untuk sesuatu yang tidak penting di lingkungan kerja. Karena itu akan menurunkan wibawa anda.

Terakhir pastikan anda menerapkan prinsip Tulis Apa Yang Anda Kerjakan Kerjakan Apa Yang Anda Tulis.

Semoga kiat sederhana dari admin akan memudahkan anda bekerja dan anda akan mendapatkan respek dari semua orang di lingkungan tempat anda bekerja, meskipun anda belum memiliki pengalaman kerja.

Azithromycin, Antibiotik yang digunakan untuk terapi covid

Azithromycin merupakan antibiotik golongan makrolida yang memiliki mekanisme kerja dengan mengikat subunit ribosom 50S pada mikroorganisme y...